Dalam suatu transaksi jual beli properti, seringkali kita harus mengosongkan barang-barang yang masih disimpan didalam properti tersebut. Pemilik baru tentunya hendak mengosongkan kembali properti tersebut untuk diisi dengan barang-barangnya sendiri. Untuk pengosongan ini pun juga kita harus mernyiapkan surat perjanjian yang baik. Surat ini menjadi penting demi mencegah terjadinya konflik kepemilikan barang yang terdapat dalam propoerti tersebut. Berikut ini contohnya.
Download
